Langsung ke konten utama

Alimin Akhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung diri:Begini Ceritanya.

Alimin (17) tahun pekerjaan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Somba Opu ditemukan gantung diri di rumahnya di Dusun Kaledupaya Desa Taeng Kec.Pallangga Kab.Gowa, Jumat (15/02/2019) Pukul 14.00 Wita.

korban pertama kali ditemukan oleh iparnya Nur annisa putri (19) tahun,
berawal pada saat saksi mendatangi rumah korban untuk mengecek keberadaannya dan pada saat masuk kedalam rumah korban, saksi melihat korban dalam posisi sudah tergantung didalam kamarnya dengan menggunakan tali jemuran.

Selanjutnya saksi meminta tolong ke warga sekitar,  kemudian Korban diturunkan dari gantungannya oleh paman korban Dg.Siama dan Dg.Nassa namun pada saat Dg.Siama memeriksa denyut nadi korban sudah meninggal dunia, kemudian korban dipindahkan ke tempat tidur.

Ibu korban Murliati, (45) tahun, karyawan SPBU menjelaskan bahwa korban sebelumnya mempunyai masalah lakalantas dengan seorang anggota TNI AD dan di tangani di pos lantas sungguminasa sehingga diperkirakan korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi dengan permasalahan yang dihadapi."Ungkapnya.

Korban meninggalkan pesan yang ditulis dalam sebuah buku yang inti pesannya permintaan maaf kepada Ibunya. Lalu pukul 16.00. Wita Polsek Pallangga bersama Binmas Desa Taeng dan personil unit reskrim dan Intelkam tiba di Tkp selanjutnya mengamankan tkp, mencatat identitas saksi, mengumpulkan bahan keterangan , mengamankan barang bukti dan menghubungi Identifikasi Polres Gowa.

Kemudian pukul 16.30 wita, Spkt bersama Piket identifikasi Polres Gowa tiba di Tkp dan melakukan olah Tkp, mengamankan barang bukti berupa seutas tali dan buku wasiat yang berisi pesan untuk ibu korban.

Hasil pemeriksaan awal terhadap kondisi tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena depresi dengan permasalahan yang dihadapi.
Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk di lakukan autopsi."

Laporan : jufri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distrik Navigasi Kelas I Makassar Kembali Menerima Penghargaan

MAKASSAR | Distrik Navigasi Kelas I Makassar kembali menerima penghargaan satker kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran tahun 2018. Ini menjadi tahun keempat dalam penerimaan penghargaan yang sama setelah berhasil di tahun 2015, 2016 dan 2017 lalu. Wujud apresiasi terhadap pencapaian ini, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Sudarmanto menyerahkan piagam perhargaan pada pembukaan acara Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Pelaksanaan Anggaran Tahun 2018 dan Sosialisasi PMK-206/PMK.02/2018, Senin,(28/1). Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Adi Karsyaf SH., MH yang diwakili oleh Kabag Tata Usaha  Hj. Sitti Munirah, SE., MM menerima piagam penghargaan sebagai Satker Terbaik Ketiga Kategori Pagu Sedang dalam kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2018 dari ratusan Satker di provinsi Sulawesi Selatan. Adi Karsyaf menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pegawai Distrik Navigasi Kelas I Makassar atas kinerjanya di bidang keuan...

Polres pangkep tangkap kapal ikan yang berisi Amonium Nitrat untuk Bom Ikan

Infokejadianmakassarkota.com – Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali berhasil mengungkap pelaku kasus Bom Ikan di wilayah hukum Polres Pangkep tepatnya di perairan pulau Dewakang Kec Lk Kalmas, Minggu (02/12) pada pukul 15.00 Wita. Berawal pada saat anggota Polsek liukang kalmas melaksanakan patroli rutin, tiba-tiba ada salah seorang nelayan menginformasikan bahwa ada pelaku bom ikan yang sedang melakukan pengeboman di sekitar perairan dimaksud. berbekal informasi dari nelayan petugas langsung menuju TKP dan menemukan pelaku berinisial HO (Lk) sedang menata ikan hasil tangkapan, Dan Setelah digeledah didalam kapal ditemukan ikan dan pupuk Amonium nitrat (bahan Bom Ikan). petugas dilokasi langsung mengamankan pelaku, dan melakukan pengembangan ke pulau Kodingareng tempat tinggal pelaku, Alhasil Aparat Polsek Liukang berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah kapal, ikan setengah peti beserta pupuk amonium nitrat. Kapolda Sulsel Irjen umar septon...

UMAT NASRANI MELAKSANAKAN IBADAH, PERSONIL POLSEK WAJO MAKASSAR SELALU SIAP LAKSANAKAN PELAYANAN.

Umat Nasrani  Melaksanakan Ibadah pada  Senin malam (24/12) Pukul 18.30 sampai 23.30 Wita di Gereja Ekklesia Apostolik Kingdom Church(Freedom)Jl. Irian kel.  Melayu Kec. Wajo Makassar. Telah berlangsung kegiatan Ibadah Natal yang dipimpin pendeta Ibu Dorothy,  dengan tema : JESUS BE THE CENTER,  yang dihadiri sekitar 730 orang jemaat. Kegiatan berakhir pukul 23.30 wita. Pimpinan kami selalu memantau kegiatan ini, Kapolsek Wajo Makassar Kompol Kodrat Muh.Hartanto, S.IK setiap saat kontrol ke gereja geraja dan tidak ketinggalan pula bapak Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Suaeb Abd Majid, SH kontrol sekitar pukul 23.00 wita. Pimpinan kami selalu memantau untuk memastikan kesiapan kami menjaga keamanan disaat saudara kita melaksanakan Ibadah." (Wayan Wijaya)