Cuaca buruk disertai angin kencang
Serta terkaman ombak membuat tanggul jebol, Di Pulau Bonetambu, Selasa (22/01/2019) Pukul 15.00
Warga Pulau Bonetambu sangat panik, akibat cuaca buruk ini.
Salah satunya pasutri Muh. Ali Dg. Lawa dan Dg. Sania, dimana rumahnya rusak dihantam ombak.
Salah satunya pasutri Muh. Ali Dg. Lawa dan Dg. Sania, dimana rumahnya rusak dihantam ombak.
"Baru tahun ini terjadi seperti ini, bonangi je'neka (air pasang) kencang juga anginnya sampai air lebih tinggi dari tanggul, kita liat mi toh ombaka langsung-langsung ji na rappasa ballaka (dihantam rumahnya)", Ujar Dg. Lawa.
Cuaca buruk ini pun membuat jaringan internet terputus-putus.
Bukan hanya merusak rumah, perahu nelayan pun ada yang rusak karena saling bergesekan
Bukan hanya merusak rumah, perahu nelayan pun ada yang rusak karena saling bergesekan
"Dulu ada bantuan dari pemerintah Rp 10.000.000, (Sepuluh Juta Rupiah) Tiap Rumah Yang berada di pinggiran untuk beli semen, tapi tidak sampai sama kami" ujar Dg. Sania.
Adanya indikasi penyelewengan Dana Desa membuat warga miskin Pulau Bonetambu hanya bisa pasrah.
"Adapun bantuan dari pemerintah jarang sampai kepada warga Pulau Bonetambu melainkan habis dibagikan di Pulau Barrang Caddi seperti sembako". Ujar H. Sayuti selaku tokoh masyarakat.
Ditambahkan, "bapak walikota Denny Pammanto pernah janji pada kami warga pulau Bonetambu untuk dibangunkan tanggul yang mengelilingi pulau sebelum jadi walikota makassar, tapi hanya janji saja sampai sekarang ini tidak terbukti" ujar Dg. Lawa.
Laporan Rustang.

Komentar