Langsung ke konten utama

POLRES GOWA TETAPKAN 3 TERSANGKA BARU DALAM KASUS PENGEROYOKAN HINGGA MENINGGAL DUNIA DI BAJENG


Sedikitnya 3 (tiga) tersangka baru kini ditetapkan Polres Gowa dalam kasus pengeroyokan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi di Lingkungan Jatia Kelurahan Mata Allo Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Senin (10/12) lalu.

“Sebelumnya Polres Gowa telah menetapkan 7 (tujuh) tersangka awal, namun setelah dilakukan pengembangan, kini didapatkan 3 (tiga) tersangka baru,” terang Kasubbag Humas Akp M Tambunan saat menggelar press confrence, Sabtu (15/12).


Kematian korban Lel.MK (23th) yang merupakan warga Kabupaten Selayar ini diketahui akibat dari sikap agresif korban yang membuat para pelaku melampiaskannya dengan cara kekerasan.

Kronologisnya berawal dari korban Lel.MK mengetuk pintu rumah salah satu warga berinisial Lel.YDS dengan keras, namun pintu tidak dibuka sehingga korban berjalan ke dalam masjid dan melakukan kegiatan yang agresif terhadap barang-barang di dalam mesjid.



Lanjut, Lel.YDS pun menegur korban, namun tak ditanggapi sehingga warga mulai berdatangan dan terpancing marah kemudian melakukan aksi kekerasan terhadap korban hingga meninggal dunia.

“Ketiga tersangka yang baru ditetapkan dalam kasus ini adalah Lel.HDL (54th), Lel.LN (16th), dan Lel.ICZ (17th),” jelas Kasubbag Humas.

Ketiganya diketahui melakukan aksi pengeroyokan tersebut dengan cara yang bermacam-macam, dimana HDL menguasai senjata tajam jenis parang pada saat kejadian, LN menendang kepala korban, dan ICZ menginjak korban.

Adapun sebelumnya penyidik Polres Gowa mengamankan 5 saksi, dan setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian ditetapkan 3 orang tersangka baru, sedangkan 2 lainnya kini dalam tahap pengembangan.

Ditempat terpisah, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan yang dilakukan warga secara sewenang-wenang dengan main hakim sendiri. “Apapun alasannya, main hakim sendiri itu bertentangan dengan hukum. Kami akan menindak tegas para pelaku yang terlibat,” tegasnya.

(Hpg/Ahmad)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distrik Navigasi Kelas I Makassar Kembali Menerima Penghargaan

MAKASSAR | Distrik Navigasi Kelas I Makassar kembali menerima penghargaan satker kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran tahun 2018. Ini menjadi tahun keempat dalam penerimaan penghargaan yang sama setelah berhasil di tahun 2015, 2016 dan 2017 lalu. Wujud apresiasi terhadap pencapaian ini, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Sudarmanto menyerahkan piagam perhargaan pada pembukaan acara Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Pelaksanaan Anggaran Tahun 2018 dan Sosialisasi PMK-206/PMK.02/2018, Senin,(28/1). Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Adi Karsyaf SH., MH yang diwakili oleh Kabag Tata Usaha  Hj. Sitti Munirah, SE., MM menerima piagam penghargaan sebagai Satker Terbaik Ketiga Kategori Pagu Sedang dalam kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2018 dari ratusan Satker di provinsi Sulawesi Selatan. Adi Karsyaf menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pegawai Distrik Navigasi Kelas I Makassar atas kinerjanya di bidang keuan...

Polres pangkep tangkap kapal ikan yang berisi Amonium Nitrat untuk Bom Ikan

Infokejadianmakassarkota.com – Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali berhasil mengungkap pelaku kasus Bom Ikan di wilayah hukum Polres Pangkep tepatnya di perairan pulau Dewakang Kec Lk Kalmas, Minggu (02/12) pada pukul 15.00 Wita. Berawal pada saat anggota Polsek liukang kalmas melaksanakan patroli rutin, tiba-tiba ada salah seorang nelayan menginformasikan bahwa ada pelaku bom ikan yang sedang melakukan pengeboman di sekitar perairan dimaksud. berbekal informasi dari nelayan petugas langsung menuju TKP dan menemukan pelaku berinisial HO (Lk) sedang menata ikan hasil tangkapan, Dan Setelah digeledah didalam kapal ditemukan ikan dan pupuk Amonium nitrat (bahan Bom Ikan). petugas dilokasi langsung mengamankan pelaku, dan melakukan pengembangan ke pulau Kodingareng tempat tinggal pelaku, Alhasil Aparat Polsek Liukang berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah kapal, ikan setengah peti beserta pupuk amonium nitrat. Kapolda Sulsel Irjen umar septon...

UMAT NASRANI MELAKSANAKAN IBADAH, PERSONIL POLSEK WAJO MAKASSAR SELALU SIAP LAKSANAKAN PELAYANAN.

Umat Nasrani  Melaksanakan Ibadah pada  Senin malam (24/12) Pukul 18.30 sampai 23.30 Wita di Gereja Ekklesia Apostolik Kingdom Church(Freedom)Jl. Irian kel.  Melayu Kec. Wajo Makassar. Telah berlangsung kegiatan Ibadah Natal yang dipimpin pendeta Ibu Dorothy,  dengan tema : JESUS BE THE CENTER,  yang dihadiri sekitar 730 orang jemaat. Kegiatan berakhir pukul 23.30 wita. Pimpinan kami selalu memantau kegiatan ini, Kapolsek Wajo Makassar Kompol Kodrat Muh.Hartanto, S.IK setiap saat kontrol ke gereja geraja dan tidak ketinggalan pula bapak Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Suaeb Abd Majid, SH kontrol sekitar pukul 23.00 wita. Pimpinan kami selalu memantau untuk memastikan kesiapan kami menjaga keamanan disaat saudara kita melaksanakan Ibadah." (Wayan Wijaya)